Personal Stories: Congkaklah di Tempat yang Tepat

9/10/2021 09:57:00 pm

Konten [Tampil]
Kalau kamu mendengar kata "congkak", pasti hal pertama yang dipikirkan adalah sebuah sifat jelek yang harus dihindari. Memang, definisinya sudah jelas, bahwa congkak itu sama dengan angkuh dan sombong. Siapa, sih, yang suka dengan sifat kayak gitu? Ih, orang sombong, mah, jauh-jauh aja deh. Annoying!

Hmm... hmm... tapi, tunggu dulu.
Kalau congkak bisa punya arti negatif kayak gitu, coba deh kita posisikan ke hal lain, supaya sasarannya jadi lebih tepat. Maksudnya?
Yap, ada loh, tempat congkak yang gak bikin kita jadi annoying.

https://widyasty.com

SEBUAH RUANG KOMUNITAS

Ketika kamu berada di dalam satu lingkungan komunitas yang sesuai dengan minat, kamu pasti akan merasa bahwa semua hal yang dilakukan bersama itu sangat menyenangkan. Misalnya, kamu suka makeup dan skincare, kamu akan sangat semangat untuk saling berbagi info menarik dan diskon. Begitu pun kalau kamu suka memasak, fotografi, bahkan menulis. Dalam hal ini, sudah setahun belakangan saya mulai masuk ke beberapa komunitas menulis dan blogging.

Komunitas itu ternyata membuat saya terdorong untuk lebih produktif, lebih mengenal sejauh mana bakat saya bisa diasah, seberapa besar niat saya untuk mengembangkan diri, sampai di mana komitmen saya bisa dipertanggungjawabkan. Nah, ternyata, saya melangkah jauh sekali dari apa yang pernah saya perkirakan.

Dulu, saya pernah masuk ke komunitas puisi, sering menulis puisi dan membaca (lalu me-review) buku puisi, namun setelah menikah dan memiliki anak, saya merasa kehilangan diri saya yang dulu. Gak ada lagi desire untuk melakukan hal-hal yang saya suka seperti dulu. Gak ada lagi waktu untuk memikirkan hal lain, karena ketika ada waktu kosong, saya lebih butuh istirahat. Saya lebih butuh menenangkan pikiran, karena mengasuh anak ternyata cukup melelahkan mental dan fisik.


https://widyasty
Naik panggung ASEAN LitFest 2015 bareng komunitas Malam Puisi Jakarta

Tiga tahun kemudian, setelah Biandul sudah mulai bisa mandiri dalam melakukan beberapa hal, saya mulai menata ulang diri saya lagi. Melihat berbagai kesempatan, tidak menyia-nyiakan waktu luang yang sejak kemarin terhalang banyak hal. Saya mulai melakukan satu per satu hal yang saya suka, menjahit, memasak, membaca buku, menulis, menonton film. Ah, indahnya dunia ini bila kita bisa menyenangkan diri sendiri.

Hal ini pula yang akhirnya membuat saya merasa ingin menunda memiliki anak kedua, karena momen saya mengembangkan diri seperti sekarang ini, masih ingin saya nikmati.

Baca tulisan lengkap tentang itu di sini: Menunda Anak Kedua Demi Perencanaan Keluarga yang Baik

THE PASSION IS NEVER GONE

Setelah membulatkan niat, barulah saya mulai serius menekuni bidang yang saya suka sejak dulu. Menulis. Yap, membeli domain, mengisi blog dengan artikel baru, mengedit beberapa tulisan lama, belajar tentang blogging, Google Analytic, SEO, ikut webinar, kelas menulis gratis, join komunitas, dan mulai mencari klien yang mau bekerjasama. Wah, menyenangkan sekali bisa mengisi waktu luang seperti ini lagi. Bahagia sekali bisa meng-charge energi dengan hal yang disukai seperti dulu, bahkan lebih proper.

Kemudian, bertemulah saya dengan beberapa komunitas Blogger, di antaranya adalah BloggerHub, Komunitas ISB, dan 1 Minggu 1 Cerita. Nah, di sinilah, saya punya banyak pembaca baru bagi blog saya yang telah lama vakum ini.

TENTANG 1 MINGGU 1 CERITA

Platform ini menuntut kita untuk terus produktif dan konsisten dalam hal menulis. Mereka punya website dengan sistem yang saaaangat rapi, mudah digunakan, dan punya banyak peluang untuk dibaca oleh lebih banyak orang lagi. Akhirnya, saya join. Berusaha berkomitmen dengan diri sendiri, "satu post per minggu sih gak susah, ya?" Seharusnya tidak. Tapi, isi blog saya gak mungkin semua hanya untuk 1M1C aja, kan? Akhirnya, saya harus membuat skejul posting, yang mana saya menentukan sendiri, bahwa saya harus bisa menulis minimal dua artikel per minggu.

Setelah kita menjadi member 1M1C, kita wajib setor minimal satu post per minggu di website 1M1C. Kita juga bisa tahu berapa lama kita join, berapa tulisan yang sudah kita setor, dan berapa kali kita bolos. Yap, kita diberi kesempatan maksimal enam kali bolos (selama total enam minggu) berturut-turut, lalu admin akan dengan tega meng-kick kita sebagai member. Tentunya kita bisa daftar lagi. Jahat tapi baik, ya 🥲

CONGKAK DI 1M1C

Nahhhhhh, ini yang daritadi saya bilang, bahwa congkak di tempat yang tepat akan jadi hal yang baik. Meskipun memiliki arti sombong, tapi di 1M1C, kita memang wajib sombong saat berhasil menyetor tulisan, atau sekadar berbagi tulisan yang baru selesai ditulis.

"Izin congkak, Admin!"

"Pagii! Mau congkak dulu ah, sambil sarapan."

"Akhirnya berhasil congkak di detik terakhir deadline. Gak jadi bolos, deh."

Begitu kata mereka yang sering congkak tulisan di grup WhatsApp 1M1C. Betapa bahagianya kita bila bisa congkak dengan mereka, lalu gak akan ada yang sinis karena kita semua memang congkaakk! Hahaha. Ketika pertama kali saya tahu, bahwa mereka mengganti istilah "share tulisan" sebagai "congkak", saya merasa di sinilah kita sebagai manusia dengan segala perbedaan dan satu hal yang menyatukan adalah sifat congkak.

Padahaaaal........ orang lain sih akan mengartikan congkak sebagai sifat negatif, seperti definisi yang sesungguhnya dalam KBBI, hehehe.

https://widyasty.com

Bulan ini, saya sudah bergabung selama lima bulan. Tulisan ini adalah tulisan setoran minggu ini, yang kebetulan diberikan tema "Congkak". Yap, tiap minggu pertama di awal bulan, tulisan yang disetor harus sesuai dengan tema yang ditentukan. Sisanya, kita bisa menulis apapun sebebasnya. Bulan lalu, saya sudah bolos 5 minggu, lalu akhirnya setor sebelum minggu ke-6 berakhir supaya minggu depannya gak di-kick admin.

https://www.1minggu1cerita.id/

Selain itu, mereka juga membaca semua tulisan setoran dan menentukan beberapa nominasi tulisan terbaik, lalu mengajak semua member untuk ikut voting dan menentukan satu tulisan yang terpilih menjadi yang terbaik dari yang terbaik. Kadang, ada hadiah juga yang mereka berikan untuk tulisan terbaik. Itulah reward yang kita dapatkan, kadang jadi bonus aja sih, sisanya lebih karena merasa dapat support yang bikin kita lebih semangat lagi.

Beberapa waktu lalu, salah satu tulisan saya pernah masuk jadi nominasi tulisan terbaik. Meskipun belum menang vote, tapi saya udah seneng banget rasanya karena pertama kali masuk nominasi. Ini sama aja jadi pacuan bahwa saya bisa menulis dan setor tulisan lebih baik lagi di minggu-minggu berikutnya.

Next time, saya cerita-cerita lagi ya tentang komunitas menulis/blogging lainnya yang saya ikuti juga. Seru banget karena kita jadi punya banyak koneksi dan teman baru, dan yang paling seru lagi, saya jadi bisa dapat job kecil-kecilan dari komunitas-komunitas ini. Kadang dapat job review, tulis artikel, content placement, semua ini belum terbayang sama saya tahun lalu, sebelum saya mulai serius memikirkan ini semua.

Selain saling share tulisan dan dapat job, satu hal lain yang kita bisa dapatkan adalah share ilmu sebagai Blogger. Banyak hal yang kita bahas bersama dan saling tanya jawab dengan yang lebih berpengalaman, misalnya tentang Adsense, SEO, settingan template blog, cara menyelesaikan masalah teknikal, sharing rumus kode HTML, dan banyak lagi lainnya.

Sekarang, hal paling utama yang harus saya pertahankan adalah konsisten dan terus belajar, karena masih banyak hal-hal error yang saya gak paham, karena belajar secara otodidak semua. Dan ini bikin saya jadi penasaran, ternyata masih banyak banget hal yang saya belum tahu.

Saya gak bisa jadi orang sombong dan ngerasa paling pintar hanya karena saya udah bisa urus blog sendiri. Tapi, saya udah bisa jadi orang congkak karena di komunitas 1M1C, congkak itu haruuss! 🤣

You Might Also Like

0 comments

Thank you for meeting me here! Hope you'll be back soon and let's connect each other 😉