Mediabacklink: Sarana Menghasilkan Pendapatan dari Hobi Menulis

11:09

Dulu, blog ini cuma jadi tempat curhat iseng dan nyalurin hobi nulis aja. Pernah ikut komunitas Malam Puisi, dan sering banget bikin puisi dan cerpen, ikut kompetisi antologi dan sukses menerbitkan buku secara kolektif dan melalui penerbit indie, sampai akhirnya vakum lamaaaaa banget gak keurus karena mulai sibuk di dunia kerja yang sungguh kejam di industri kreatif. Hampir setiap hari lembur, pulang tengah malam bahkan sampai subuh itu udah jadi hal biasa, tiap weekend datang ke event itu udah jadi pasrah aja. Gak ada lagi waktu buat mikirin konten blog sendiri, lebih sering mikirin konten untuk kerjaan, jadi ya diisi sesempatnya dan semaunya aja.

Sejak menikah dan memiliki anak, kebiasaan dan kesibukan saya berubah. Di tahun pertama menjadi seorang ibu, saya merasa banyak pikiran dan gak bersemangat dalam menjalani apapun. Saya merasa gak punya minat terhadap sesuatu yang baru. Saya hanya fokus terhadap apa yang dibutuhkan anak dan suami, lalu lupa memikirkan tentang apa yang dibutuhkan diri saya sendiri. Di tahun kedua menjadi ibu, semua serba challenging. Kesibukan di rumah dan tidak menjadi wanita karier lagi adalah sebuah hal baru, yang transisinya gak mudah untuk dilewati. Saya merasa harus punya sesuatu lain yang dilakukan, selain semua rutinitas yang dikerjakan setiap hari. 


Saya belajar banyak hal di sela-sela waktu senggang saya, seperti belajar memasak, menjahit, memiliki aquarium, membuat crafting dari clay dan manik-manik, dan gak lupa lagi kembali ke minat lama yang telah terkubur jauh di dalam: menulis. Ketika dulu saya lebih suka menulis fiksi, kali ini saya mencoba menulis non fiksi, semua hal yang terjadi saat saya mengubah status menjadi menikah dan memiliki seorang anak. Semua itu adalah perubahan besar, yang saya tahu, akan berdampak besar juga bagi semua orang yang menjalaninya. Maka, saya mau berbagi tentang semua hal yang mungkin bisa membantu orang lain yang membaca tulisan saya.


MENJADI BLOGGER

Saya selalu ingat bahwa saya memiliki rumah, tempat di mana saya berkeluh kesah, tapi lebih sering ditinggalkan. Rumah itu adalah blog saya. Setelah sering berganti tampilan, tapi gak juga diberdayakan, akhirnya saya mulai mengambil langkah serius. Saya membeli domain, saya memperbaiki tampilan yang masih berantakan, saya menulis banyak hal, saya mengajukan adsense (yang belum berhasil di-approve), saya bahkan mencari projek berbayar untuk mengisi laman tambahan untuk blog ini.

Beberapa cara yang saya lakukan adalah mengikuti kompetisi menulis, mencari job di berbagai komunitas menulis, belajar dan bergabung dengan komunitas blogger, hingga bergabung dalam marketplace tempat jual beli jasa backlink. Dari sana, saya mendapat beberapa pendapatan receh, tapi dengan perasaan yang sangat senang, karena akhirnya tempat ini bisa diberdayakan lagi. Akhirnya saya memiliki waktu luang untuk melakukan hal yang saya suka lagi. Akhirnya ada sesuatu yang bisa saya jalani dengan fokus. 


Salah satu tempat jual beli jasa backlink tempat saya mendaftar adalah mediabacklink. Di sana, blog saya yang sudah terdaftar memiliki harga, yang bisa didapatkan untuk satu order tulisan. Untuk bisa membeli jasa backlink PBN, pembeli akan memilih daftar website yang diinginkan dan mengisi brief untuk dikirimkan ke penjual. Penjual jasa backlink PBN akan mendapat status pesanan dan berhak menerima atau menolak pesanan. Ketika pesanan tulisan dengan jasa backlink PBN tersebut sudah diselesaikan, maka penjual akan mendapatkan harga yang sudah ditentukan. Wah, peluang kerjasama yang menjanjikan.

Meskipun harga tulisan saya masih sangat murah karena skor DA/PA saya yang masih kecil, saya sangat semangat karena ini merupakan salah satu cara saya agar bisa tetap melakukan hal yang saya suka, dengan bonus mendapat penghasilan di dalamnya. Ya, kalau kualitas website dan tulisan saya bisa semakin berkembang, pasti harga saya juga akan semakin naik, kan? Itu juga buat saya benar-benar bonus jika mendapat penghasilan banyak. Setidaknya, blog ini sudah lebih terurus dan fokus dibandingkan dua atau tiga tahun yang lalu.

Buat kalian yang berencana mau beli/jual jasa backlink PBN, silakan klik banner yang ada di bawah ini untuk menggunakan kode refferal dari saya, ya! 😊

https:mediabacklink.com

You Might Also Like

10 comments

  1. aku daftar disini juga mbak.
    banyak cara untuk menambah uang jajan ya sekarang ini
    dulu aku nggak kepikiran ngeblog bisa dapet duit, kayaknya dulu taun 2009an aku nya yang kurang banyak cari info

    ReplyDelete
  2. Bisa dicoba nih cari penghasilan tambahan dari media backlink
    Selama ini saya dapat job dari komunitas saja, atau melalui form yg disebarkan di group.
    Siapa tahu ada jalan lain dari media backlink ini juga ya

    ReplyDelete
  3. Tetap semangat menulis kak walau tertahan DA/PA. Aku juga sama nih masih rendah DA/PA nya. Namun, menulis ya menulis aja. Ntar juga ada jalannya. Penasaran juga nih ama Mediabacklink. Bisa naikin DA/PA juga ga ya?

    ReplyDelete
  4. boleh nih, dicoba ikutan mediabacklink. penasaran pengen dapat cuan dari blog. huhuyy.. kan lumayang bisa nabung.

    ReplyDelete
  5. saya sering dengar tentang mediabacklink ini, tapi kurang paham soal cara kerjanya. saya klik tautannya ya untuk lebih tahu. thanks for sharing kak

    ReplyDelete
  6. Wow.. oke mbak .. makasih infonya
    AKu sekarang malah menghindar dari backlink banyak karena yaaa..aku ga mau aja rumahku jadi lapak backlink rumah orang hihihii

    ReplyDelete
  7. Iya nih mba, aku pun lagi belajar tanam2 backlink buat ningkatin blog, banyak yg harus dioprek juga ya ternyata jadi blogger tuh 😅

    ReplyDelete
  8. Sejak kapan ya pengen apply di Media Backlink tapi belum apply juga sampe sekarang. Harus masukin to do list dulu nih. BIar nambah penghasilan.

    ReplyDelete
  9. Wah aku belum daftar nih disini mau juga daftar deh.

    ReplyDelete
  10. Wah menarik sekali infonya. Menulis memang bisa menjadi sarana alternatif WFH.
    Jadi teringat awal 2018 lalu saat harus bedrest karena kecelakaan, menulis adalah jalan ninjaku.
    Gak harus kemana2, tapi rupiah menghampiri. Hehe

    ReplyDelete

Thank you for meeting me here! Hope you'll be back soon and let's connect each other 😉